Ahok Terapkan Altis Berbahan Bakar Gas

Motor01.com – Kendaran dengan bahan bakar Compress Natural Gas (CNG) yang dulu sempat hilang progresnya kini mulai mengemuka kembali. hal ini dikarenakan terbitnya Perpres 22 Tahun 2017 terkait Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), yang akan mendorong pemanfaatan bahan bakar gas untuk transportasi.

Pihak Toyota Astra Motor (TAM) juga telah menanggapi hal tersebut, yang diwakili Fransiscus Soerjopranoto, Executive GM Marketing mengatakan, kalau Gubernur DKI Jakarta mempunyai keinginan untuk menukar mobil dinasnya dan staf dengan mobil CNG.

“Memang ada hybrid ada CNG, kalau CNG kan kami sudah perkenalkan bahkan diuji coba di taksi Blue Bird ada 50 unit. Pemerintah menyiapkan faasilitas yang juga kami converter-nya, bahkan pas ketemu Pak Ahok, kami diberi clue kalau dia ingin mengganti kendaraan operasionalnya, kalau ada Altis yang CNG dirinya mau. Jadi kendaraan stafnya bisa diubah CNG semua,” ujar Seorjo, Kamis (13/4/2017).

Soerjo menambahkan, untuk bagian CNG memang lebih dilihat untuk fleet dulu, seperti taksi yang mempunyai 10.000 unit lebih. Saat semua armada tersebut telah didorong menggunakan converter kit CNG maka efeknya akan besar.

“Kalau itu, efeknya lebih besar dibandingkan kami menjual retail. Kalau menggunakan CNG paling hanya 1 atau 2 unit. Kalau fleet ini berbeda, termasuk transportasi umum lainnya,” ujar Soerjo.

Perpres juga telah mengamanatkan kepada Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah, untuk membuat ketentuan wajib untuk kendaraan Pemerintah Pusat dan Daerah memakai bahan bakar gas, bagi daerah yang telah mempunyai infrastruktur gas. Lebih dari hal tersebut, pembangunan 632 SPBG (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas) juga tengah ditargetkan di 15 kota sampai 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *