Cuaca Menjadi Tantangan Tersendiri Balap Ferrari di Kaki Gunung Fuji

 

Motor01.com – Para pebalap Ferrari Challenge 2018 seri Fuji keluhkan kondisi cuaca. Cuaca yang tak menentu jadi kendala tersendiri bagi para pebalap.

Cuaca di Fuji dalam dua hari belakangan ini tidak tentu sebentar hujan, kemudian panas terik. Hal tersebut yang jadi kendala tersendiri bagi para pebalap.

“Kendala sejauh ini sih cuaca. Sebentar hujan, sebentar nggak. Pengaruhnya ke grip,” ujar pebalap dari Ferrari Jakarta, Renaldi Hutasoit ditemui di sirkuit Fuji Speedway, Oyama, Jepang.

Walaupun seperti itu, Renaldi mengaku pede karena ini bukan kali pertama dirinya menjajal sirkuit di sepanjang 4,5 kilometer ini.

Masalah cuaca juga diamini oleh rider dari Ferrari Jakarta lainnya, Johannes Setiawan. Bagi pria yang akrab disapa dengan Setiawan ini, cuaca di sirkuit sulit diprediksi.

“Cuaca yang sebentar gerimia sebentar kering jadi buat kita menerka-nerka. Mau rem atau tidak, jadi menerka-nerka,” ucapnya.

Tidak cuma rider nasional, Martin Berry pebalap Ferrari asal Australia juga keluhkan hal yang sama.

“Bila cuaca pasti itu akan memudahkan kita untuk membuat strategi. Misalnya dalam menentukan ban, pilih yang dry atau wet,” tuturnya.

Semuarider pun kompak untuk mengharapkan sesi balapan di Fuji ini didukung cuaca yang baik dalam dua hari ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *