Ferrari Agak Lesu di Cina

 

Motor01.com – Ferrari mendapati penambahan pendapatan pada tahun fiskal 2016 dengan perolehan yang setara Rp 44,59 triliun. Walaupun demikian, peta pasar mereka hanya sedikit berubah dengan catatan terakhir tidak lagi akan memperoleh peningkatan yang signifikan di Cina.

“Kawasan “Greater China” (Cina, Hong Kong, Taiwan) hanya tumbuh 1 persen,” demikian keterangan Ferrari terkait pendapatan mereka selama setahun kemarin.

Pihak Ferarri sendiri menyebutkan kalau penurunan produknya di Cina terjadi selepas mereka memutuskan untuk melenyapkan distributor sebelumnya  di Hong Kong pada caturwulan keempat 2016.

Sementara itu, peningkatan terjadi di EMEA (Italia, Inggris, Jerman, Swiss, Perancis, Timur Tengah) yang berkembang 8 persen. Pada wilayah itu, Jerman, Italia, dan Prancis tumbuh double digit.

Sementara itu, APAC (Amerika, Jepang, hingga Indonesia) tumbuh 3 persen, kawasan Amerika naik 2 persen.

Penjualan Ferrari sendiri pada tahun lalu mencakup model 488 GTB, 488 Spider, F12tdf, GTC4Lusso, LaFerrari Aperta, mobil khusus sirkuit FXX K, dan edisi terbatas F60 Amerika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *