Inilah Alasan Kenapa Honda Punya Diler Berbeda-Beda

 

 

Motor01.com – Sekarang ini, opsi kendaraan yang kian lengkap, spesialnya pada segmen roda dua. Ada motor gede, sport, skutik, retro, custom, sampai motor bebek. Sebab perbedaan spesifikasi itu, tentu para penggemarnya pun mempunyai karakteristik yang lain pula. Itulah alasan kenapa PT Astra Honda Motor memisahkan fokusan dilernya.

General Manager Honda Customer Care Center Division AHM Istiyani Susriyati menjelaskan, sebab di segmen motor berbeda, karakteristik pemainnya pun lain. Maka pendekatan layanan di tiap diler Honda, yaitu Big Wing (diler yang menjual Big Bike Honda seperti CBR500 series, CBR650 series, CBR1000RR, CRF1000L Africa Twin, dan NM4 Vultus), Wing (motor premium Honda seperti CBR250RR, PCX150, hingga CRF250L Rally), dan reguler, mempunyai perbedaan.

“Strategi yang kita lakukan adalah tidak menjual produk saja, tapi juga layanan. Oleh karena itu, sekarang kegiatan kita juga sudah beda, lebih menyesuaikan mereka,” paparnya.

“Maka pelayanan (pendekatan) di tiap spesifikasi diler pun berbeda. Misalkan mengapa kita harus punya program Wing Sales People (WSP) karena orang yang beli motor biasa dengan yang masuk di diler big (Big Wing dan Wing) berbeda. Sehingga kita harus buat itu (WSP) maka dia (para pekerja Honda) harus bisa melayani seperti bagaimana cara menjawabnya, aktif masuk ke komunitasnya, dan lain-lain. Berbeda karakter, maka pelayanannya juga berbeda, caranya berbeda,” lanjut Istiyani.

Tak berhenti sampai disitu, berbagai kegiatan untuk dapat merangkul mereka pada tiap segmentasinya pun disediakan oleh Honda. “Kegiatan kita pun sekarang berbeda, anak muda suka racing, kita ada. Anak muda yang suka main fun touring, fun off-road, kita juga ada. Jadi intinya kita membuat strategi semua hal,” lanjutnya.

“Kini semua berkembang dengan cepat jadi kita harus mengikutinya. Maka strategi yang kita lakukan adalah semua perkembangan tadi kita tangkap, kita olah, lalu kita bentuk jadi standar dan diterapkan ke seluruh Indonesia,” tutup Istiyani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *