Kia Pertimbangkan Harga Mobil Mereka Di Indonesia

Motor01.com – PT Kia Mobil Indonesia (KMI) agen pemegang merek (APM) Kia di Indonesia telah berhasil menjual produknya dipasar otomotif Indonesia. Selama satu tahun ini Kia tak menaikkan harga jajaran produk mereka yang dipasarkan di Indonesia, terkecuali karena Bea Balik Nama (BBN).

“Hingga saat ini kita masih menahan, sampai tahun 2018 pun kita belum menaikkan harga produk-produk kita. Karena jika kita naikkan dampaknya ke konsumen ngga sanggup beli, jadinya produk tidak laku,” jelas Harry Yanto, General Manager Business Development PT KMI.

Harry tambahkan, untuk harga memang kita tidak naikkan. Namun, tentunya untuk konsumen yang ingin membeli mobil ini ada penyesuaian pajak BBN.

Menurut Harry strategi untuk tidak menaikkan harga dinilai dapat mendorong konsumen untuk dapat beralih ke jajaran produk Kia. “Pertimbangannya itu, konsumen yang ingin membeli mobil di segmen yang sama, namun dengan harga yang jauh lebih mahal, akhirnya bisa beralih ke produk kami,” imbuhnya.

Penjualan KMI sepanjang tahun 2017 lalu, hanya catatkan total penjualan hanya sebanyak 837 unit mobil hal terebut sangat menurun. Sementara di semester pertama tahun 2018, baru catatkan penjualan sebesar 122 unit, dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 0,02%.

Angka tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2017 lalu dengan total penjualan sebanyak 543 unit.

Adapun kontribusi penjualan terbesar dihasil dari All New Kia Rio di segmen hatchback dengan penjualan 38 unit, diikuti Grand Sedona di segmen MPV sebanyak 24 unit, serta Sportage GT Ultimate di segmen SUV sebanyak 10 unit. Penjualan segmen pikap Big-Up (K2700) masih terjual 50 unit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *