KTM Berencana Bangun Pabrik di Indonesia

Motor01.com – KTM pabrikan motor asal Austria mengatakan jika Indonesia merupakan pasar dengan permintaan terbesar ketiga di dunia pada pasar motor sport.

KTM pun berencana merakit berbagai macam produknya yang sudah dijual di Indonesia secara lokal. “Kami sudah rencanakan sejak 2017, sekarang finalisasi perizinannya, lokasi dan bangunan sudah ada,” jelas Kristianto Goenadi, Presiden Direktur PT Penta Laju Jaya Motor.

Selain pasar yang besar, Kristianto juga menjelaskan beberapa hal mendasar untuk merakit lokal produk KTM di Indonesia.

“Permintaan motor sport di Indonesia terbesar ketiga di dunia. Kedua, import duty (bea masuk) lebih rendah dengan CKD, ketiga proses BBN (Bea Balik Nama) STNK lebih cepat dan lebih murah harganya dibanding CBU, terakhir memungkinkan lokalisasi komponen seperti ban, baterai, dan lain-lain,” tambahnya.

Berdasarkan riset internalnya, pasar motor sport berkontribusi hingga 11 persen dari keseluruhan segmen motor yang ada di Indonesia. Itu pun belum dipilah menjadi sub segmen motor sport premium dengan volume pasar 30 persen.

“Pasar motor sport saat ini 11 persen dari keseluruhan segmen motor di Indonesia, dan KTM masuk di pasar motor sport premium di mana pasarnya 30 persen dari pasar motor sport nasional,” ungkapnya.

Kristianto, menjelaskan pasar motor sport premium dengan harga di atas Rp 30 juta berkisar 16 hingga 17 ribu per bulannya. Dengan volume itu, KTM ingin mencoba peruntungan pada segemen pasar tersebut.

Dengan melokalkan berbagai produk yang saat ini sudah dipasarkannya. Sebelumnya, seluruh produk KTM dengan kapasitas mesin 250 dan 390 cc didatangkan langsung dari pabrik Bajaj-KTM di Chakan, India.

KTM Duke 200 dijual dengan harga Rp 35,4 juta, Duke 250 Rp 44,7 juta, new Duke 250 Rp 46,9 juta, new Duke 390 Rp 99,9 juta, RC 200 Rp 40,4 juta, RC 250 Rp 50,9 juta, dan terakhir RC 390 seharga Rp 104,9 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *