Menderek Mobil Asal-Asalan Bisa Merusak Mobil

 

Motor01.com – Disaat mobil kita sedang ngambek mendapat bantuan derektentu saja sangat membahagiakan. Namun apakah anda tahu, kendaraan yang menurut anda penyelamat ini bisa saja menjadi penyebab kerusakan kendaraan? Ya benar, pada saat menderek juga tidak boleh sembarangan.

Bagi Anjar Rosjadi, Technical Service Executive Coordinator Astra Daihatsu Motor (ADM), diperlukan seorang pengemudi yang profesional sebagai penggeraknya. Ban mana yang harus diangkat terlebih dahulu juga penting untuk diperkirakan.

“Harus melihat sistem penggeraknya dulu. Kalau penggerak belakang, yang diangkat bagian belakang. Kalau penggeraknya depan, ya yang diangkat bagian depan,” ucap Anjar.

Risiko sistem transmisi berputar dapat terhindar, dengan cara kita mengangkat terlebih dahulu ban yang menjadi penggerak. Karena kalau sampai berputar, akibatnya gak main-main.

“Soalnya kenapa, kalau dibiarkan malah bisa merusak komponennya, mulai dari transmisi bahkan mesin,” jelas Anjar

Lalu bagaimana dengan mobil yang mempunyai transmisi otomatis? SAma saja. Soalnya walaupun mempunyai transmisi yang otomatis bisa bergerak bebas di posisi netral, bukan berarti sistem transmisinya tidak ikut berjalan.

“Apalagi mobil yang transmisi otomatis. Meski dimasukkan gigi netral, tetap saja. Soalnya sistem otomatis itu pakai cairan, tetap saja akan memutar transmisi,” ucap Anjar.

“Memang dalam kondisi netral, transmisi otomatis bisa didorong. Seperti saat lagi di parkir pararel. Tapi itu kan kecepatannya rendah, di bawah 10 kilometer per jam. Kalau diderek bisa lebih dari kecepatan itu,” terang Anjar.

Lalu bagamana solusinya dengan mobil bertransmisi all-wheel-drive? satu satunya cara itu hanya dengan diangkut.

“Kalau yang 4×4 sudah pasti harus digendong. Tidak ada cara lain,” jelas Anjar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *