Seperti Apa Proses Pembuatan SIM D untuk Para Difabel?

 

Motor01.com – Mungkin otolovers telah tahu, seperti apa pembuatan SIM SIM A, B1, B2, dan C. Namun bagaimana untuk bisa memperoleh sim D ya?

Ternyata untuk bisa mendapatkan SIM D itu dapat dikatakan tidak berbeda jika dibandingkan dengan pembuatan SIM A, B1, B2, atau C. Para pengendara musti melakukan proses ujian tes tertulis & praktek. Seperti yang telah disampaikan Kasi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar.

“Materi ujian sama (harus melalui ujian tertulis dan praktik-Red),” kata Fahri.

Tapi Fahri menjelaskan, untuk ujian praktik para pemohon SIM D untuk pengendara spesialnya itu mempunyai luas pengujian yang berbeda.

“Karena sepeda motornya kan beroda tiga, memang luasnya agak berbeda sedikit. Karena tempat ujian itu disesuaikan dengan kendaraan yang akan diuji. Tapi mereka juga melakukan praktik berkendara secara zig-zag, putar balik, pengujian rem dan lain-lainnya,” ucapnya.

Lalu bagaimana dengan pengujian SIM D untuk para pengendara mobil?

“Kalau yang mobil, ini tergantung. Karena kebutuhannya itu berbeda-beda, ada yang pada bagian kaki misalnya, maka untuk pedalnya didekatkan dengan posisi kaki. Tapi semua kendaraan yang akan mereka naiki itu harus memiliki kelaikan jalan. Dan untuk kelaikan jalan itu nanti didapatkan dari Dinas Perhubungan, laik jalan atau tidak,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *