Tips Untuk Atasi Kerusakan Pada Transmisi Manual

Tips Untuk Atasi Kerusakan Pada Transmisi Manual

Motor01.com – Pada mobil sistem transmisi berfungsi transmisi sebagai penghubung tenaga mesin ke roda agar mobil dapat bergerak maju ataupun mundur dan terbagi menjadi dua macam, yaitu manual dan otomatis.

Transmisi manual dan otomatis, transmisi ini masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya, namun keduanya juga dapat mengalami kendala dan kerusakan yang bisa terjadi kapan dan dimana pun.

Kerusakan biasanya terjadi akibat usia pakai atau karena pemakaian yang tidak baik dan benar. Perbaikan transmisi manual umumnya tidak serumit dengan transmisi otomatis.

Berikut info dan solusi bila mengalami kerusakan pada transmisi manual mobil yang didapat dari bursa mobil di Cibubur Point.

1. Respon transmisi terlambat

Apa ayng maksud dengan respon transmisi terlambat. Nana selaku Kepala Teknisi di Bursa Automotive Cibubur Point menjelaskannya, “Artinya bila saat kita menginjak pedal gas tapi mobil tidak langsung melaju dengan cepat namun hanya mengeluarkan suara yang menderu, itu salah satu indikasi pelat koplingnya sudah tipis.”

Solusinya mesti mengganti pelat kopling dengan segera mungkin, karena bila dibiarkan akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

2. Bocornya cairan transmisi

Masalah ini harus dicek secara teliti. “Bocornya cairan pada transmisi menandakan adanya kerusakan di bagian dalam. Mesti segera diperbaiki dan sebaiknya minta bantuan bengkel yang lebih mengerti karena rumit dan harus membuka transmisi,” jelas Nana.

3. Bau hangus terbakar

“Kalau bau hangus terbakar, hal ini disebabkan terjadinya overheating yang dialami transmisi, yang mana membutuhkan cairan pelumas guna membantu dan menstabilkan suhu komponen transmisi. Periksalah cairan transmisi bila ada kebocoran, perbaiki segera lalu isi kembali cairan dengan ukuran yang sesuai,” jelas Nana.

4. Susah pindah gigi

“Masalah ini memang sering dialami oleh transmisi manual, penyebabnya dikarenakan terjadinya masalah pada tuas penghubung dengan withdraw lever yang komponen koplingnya sudah aus dan sudah pasti harus diganti dengan yang baru.” jelas Nana.

5. Gigi sering slip

Waktu mobil sedang berjalan dengan posisi gigi satu tiba-tiba berubah sendiri ke posisi netral. “Kalau ditanya berbahaya, tidak bisa dibilang iya, bisa juga tidak, karena tergantung dengan seberapa cepatnya mobil berjalan dan kondisi jalanan saat itu sedang ramai atau tidak. Karena pada saat kita mengalami gigi slip, maka roda akan kehilangan daya cengkramnya ke aspal jalan,” kata Nana.

Bila sering mengalami gigi slip dianjurkan untuk periksa kendaraan ke bengkel segera mungkin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *