Zarco Jelaskan Insiden Senggolan Dirinya Dengan Pedrosa

Zarco Jelaskan Insiden Senggolan Dirinya Dengan Pedrosa

Motor01.com – Pada seri kedua MotoGP Argentina tak hanya terjadi insenden yang melibatkan Rossi-Marquez. Namun senggolan juga melibatkan Johann Zarco dan Dani Pedrosa pada lap pertama, di Tikungan 13 yang membuat Pedrosa terjatuh.

Jack Miller yang memimpin balapan diikuti Pedrosa. Pedrosa pun segera tersalip Marquez, dan saat berusaha mempertahankan posisi ketiga, aksi saling salip Pedrosa dengan Zarco. Memasuki Tikungan 13, Zarco pun mengambil jalur dalam yang membuta insiden senggolan terjadi.

“Saya melihat Marc (Marquez) dan Jack (Miller) memimpin balapan dengan kecepatan yang lebih baik daripada Dani dan dengan Dani, saya tahu, dia kadang-kadang main aman di awal lomba,” ujar Zarco.

“Saya tidak mau ketinggalan dari dua orang di depan, jadi saya mengambil keputusan untuk menyalipnya di tikungan 13.”

Pedrosa pun melebar dan bannya menyentuh area lintasan yang masih basah, lalu mengalami highside dan tubuhnya terbanting keras di aspalayng mrmbuat Pedrosa mengalami rasa sakit pada pergelangan tangan kanan usai insiden ini dan akan menjalani tes medis di Barcelona, pekan ini.

“Garis balap dan garis di dalamnya kering. Saya menggunakan garis kering ini untuk menyalip, tetapi kemudian ketika Anda pergi ke sudut dengan garis yang berbeda ini, Anda harus melebar dan masalahnya adalah Dani menginjak bagian basah,” ungkap Zarco.

“Saya juga harus mengangkat motor agar tidak jatuh karena jika saya jatuh, saya akan menyeretnya ketika saya jatuh. Saya tidak menginjak bagian basah, tetapi saya tidak tahu dia jatuh. Saya melihat Alex (Rins) menyalip dan saya kira Dani masih di belakang. Dia kurang beruntung dengan menginjak di area basah.”

“Saya mulai berpikir kemenangan saat Marc dapat ride through penalty. Tapi saya tak bisa membuntuti Jack (Miller) dan Alex (Rins) dengan mudah, saya ngotot sepanjang waktu dan tak berkendara seperti Cal (Cruthclow). Saat ia menyalip di akhir, ia punya ritme yang lebih baik dan akhirnya saya sadar tak cukup untuk menang. Tapi menyenangkan bisa finis kedua,” tutup Zarco.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *